Dari Transparansi, Global Warming Hingga Demokrasi


Sumpah ini bukan artikel tentang politik karena saya sama sekali nggak ada basic Politeknik apalagi politikus. Saya Cuma seorang yang sering bolak balik ke poliklinik dekat kantor Kecamatan buat nambal gigi he..he..he. Anyway.....sebuah dekade baru telah dimulai, sebuah era transparansi, emansipasi, hingga demokrasi. Era keterbukaan yang selalu dikaitkan dengan Hak Asasi Manusia sebagai landasan tindakan. Dan tidak bisa dipungkiri efek keterbukaan ini telah mewarnai sebagian besar aspek kehidupan, mulai dari kelas bawah terlebih lagi kelas atas. Mulai dari bagian bawah hingga bagian atas (maksudnya....???).
TRANSPARANSI.....semua hal dituntut serba jelas....serba transparan, terbuka....dan tidak ditutup – tutupi. Bukan sekedar tuntutan tapi sekarang kayaknya sudah jadi kebutuhan bahkan bisa juga jadi kebanggaan. Fenomena transparansi ini bisa dilihat pada kehidupan keseharian bahkan untuk sekelas kota kecil seperti kediri. Lihat saja mode berpakaian anak muda sekarang (khususnya sebagian cewek jaman sekarang) mulai dari rok mini hingga celana hotpant, dari baju kekecilan hingga baju kurang bahan sudah jadi trend yang mereka sebut sebagai “model fashion gaul & funky”. 
Mbah Bejo menyikapi hal ini dengan mengatakan kalau cewek sekarang itu kena efek global warming alias dalam bahasa Korea dikatakan sumuk. Jadi kalo nggak pake pakaian yang terbuka ya....bakal gerah abis. (Makanya beli baju yang ada AC-nya pasti sejuk hehehehe). Kalaupun pakai baju yang serba panjang terkadang suka yang berbahan ringan dan agak Transparaaaannn.......:)
Eiittssss.....nggak perlu marah dulu....nggak semua cewek ikut model transparansi...tapi sebagian saja.......prosentasenya ngak bisa ditentukan karena belum ada survey dari lembaga apa itu namanya AC neilson ya....walah mbuh.....dan hal ini hanya sebatas liputan penglihatan sekajap mata aja :)

Tapi efek global warming ini juga membuat kekebalan tubuh cewek meningkat dan membentuk jiwa pemberani......mau bukti.....silahkan kalo jam 12 malem keatas nongkrong aja di pusat kota, pastinya bakal muncul cewek yang terinfeksi global warming dan Tahan dingin alias selalu suumuuukkk, mereka nggak takut keluyuran sampai dini hari kaya sebuah Tag Line sebuah merek rokok terkenal di kediri “Selera Pemberani”......(kalo belum ketemu ya kudu sabaarrr.....namanya juga observasi...ha..ha..ha). Jika ada modal lebih bisa langsung menuju TKP, beragam night entertainment yang saling bersaing meningkatkan efek global warming sudah banyak bermunculan di kota ini.
Ada lho seorang temen yang dianggap kuper dan nggak gaul karena hari gini masih juga ngugemi era orde lama yang serba tertutup dan ndak berani neko-neko. Well.....nggak usahlah mulai mencari kambing hitam dan mulai menyalahkan sesuatu sebagai pembenar.......dari pada repot memelihara kambing yang bulunya hitam....mengapa tidak kita mulai dari penghijauan pribadi, untuk melindungi atau setidaknya mengurangi efek global sumuk yang melanda. (Piiiiiisssssss.......brooo....dibelakang..)
Lha hubungannya transparansi, global warming sama demokrasi apaa....???
Yang namanya demokrasi itu khan secara sederhananya harus bisa menghargai perbedaan pendapat, mesti bisa bertoleransi. Lha kalau ndak bisa toleransi trus ujung – ujungnya memaksakan pendapat apalagi sampai melakukan kekerasan nanti bisa kena Pelanggaran Hak Asasi Manusia.......
Simpelnya......kalo anak muda sekarang dinasehati atau minimal dikomentari tentang fashionnya yang  global warming......mereka pasti memakai landasan azas demokrasi (menurut pendapat mereka) yang harus menghargai kebebasan berpakaian dan tentu senjata pamungkasnya adalah HAM (Lho hak asasi too...lha wong baju saya sendiri, beli pake duit sendiri dan dipakai sendiri, dll).
Yaaahhhh.....sekedar opini singkat aja tentang hal yang tiap hari jadi menu harian di depan kaca mataku ini. Efek globalisasi, modernisasi dan pesatnya arus informasi yang tak bisa dihindari, efek negatif selalu ada meskipun efek positifnya juga banyak.
Salah satu dari sekian banyak efek positifnya adalah membuat bumi makin segar, menyejukkan iklim dan menyehatkan mata...he..he..he. bayangin aja lagi panas dan ribetnya dijalan sekilas ada Flash Cool hotpant yang menyegarkan mata dari iritasi asap knalpot....ha...ha..ha....suuuueeeejukk tenan....tapi hati – hati flash cool ini bisa membuat performance mesin anda jadi down alias nggak tega ngebutttt dan bisa memacetkan arus lalu lintas (lha kalo semua pada nggak tega ngebut khan bisa macet).....wkwkwkwk.

PEACE.......JUST FOR SMILE JUST FOR FUN....

Postingan Populer