PUASA.......??...Serius Loe...??....


Serasa hanya sekejap mata manakala Ramadhan 1433 H telah tiba, File - file yang berkaitan dengan Ramadhan tahun kemarinpun masih utuh dan tetap pada folder audio. Dan kini aku harus membuat sebuah folder baru lagi untuk pendukung onair Ramadhan 1433 H. Yaa....Ramadhan telah tiba...yang seyogyanya disambut dengan gembira sebagaimana dalam sebuah hadits diterangkan "barang siapa yang gembira dengan masuknya bulan ramadhan, Allah mengharamkan jasadnya diatas api neraka".

Dan gembira itu juga sangat beragam bentuknya. jika anak kecil maka ia gembira karena bila Ramadhan pasti banyak takjil pada waktu berbuka di Musholla atau pada saat Tadarus. 
Bagi yang berjiwa pedagang maka ia gembira karena bisa meraup laba dari berjualan aneka hidangan menu berbuka puasa, dan para pedagang menu buka puasa dadakan juga makin marak di sini.
Bagi para karyawan pekerja seperti saya bisa juga bergembira karena kalau Ramadhan jadwal pulang dimajukan 1 jam lebih awal he..he..he.he...(itu khan berkah ramadhan juga :)

Namun diantara beragam jenis kegembiraan itu adakah yang gembira menyambut bulan Ramadhan karena pada saat Ramadhan kita bisa berlatih dengan intensif menjadi PENGENDALI SEPENUHNYA ATAS DIRI. Disaat Ramadhan kita mempunyai kemampuan dan kuasa lebih untuk mengekang gerak nafsu, kita mempunyai dorongan lebih untuk berbuat baik, menambah intensitas ibadah, serta memupuk tunas - tunas kesabaran.

Jika di lain pihak ada yang menyambut dengan gembira maka ada pula yang mengisi Ramadhan dengan Prihatin. mangerteni rasa perih ing batin amergo ngempet obahing howo nepsu
Ramadhan tiba merupaka suatu momentum untuk belajar merasakan keluar dari zona kenyamanan diri yang selama ini terpatri.
Belajar menerima keputusan, menerima kenyataan yang terasa tidak nyaman untuk diri dan merubahnya dengan berbaik sangka kepada Allah bahwa ia Maha Tahu yang terbaik bagi hambanya.
Belajar menerima keperihan, kepahitan batin sebagai upaya untuk mengikis debu debu dosa yang mengotori beningnya kaca hati.

Puasa bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus secara fisik, namun juga bertahan dari gejolak nafsu yang juga merasakan lapar dan haus.....Ayooo...Kita puasa...

Hari ini lagi......PUASA......???....Serius Loe....Puasa yang bagaimane....(celetuk seorang sahabat kepadaku)

Seberapa Serius Kita BERPUASA.....janganlah hanya mendapat lapar dan haus saja.

Postingan Populer